CV GADING CEMPAKA DIDUGA MAIN PROYEK ASAL JADI, REHAB SD 38/IX JAMBI KECIL BARU SELESAI SUDAH RUSAK PARAH
Muaro Jambi – Skandal proyek rehabilitasi sekolah kembali bikin geger. Kali ini, giliran CV Gading Cempaka yang disorot habis-habisan setelah hasil pekerjaan mereka di SD 38/IX Jambi Kecil diduga kuat amburadul.
Bangunan yang baru selesai Desember 2025 itu kini sudah menunjukkan kerusakan pada bagian dek. Belum genap beberapa bulan dipakai, kualitasnya sudah rontok. Kondisi ini langsung memantik kemarahan warga—proyek yang dibiayai uang negara, tapi hasilnya seperti proyek murahan.
Semua sorotan kini tertuju ke CV Gading Cempaka. Sebagai pelaksana, perusahaan ini dinilai gagal total menjaga kualitas pekerjaan. Bahkan, publik mulai berani bersuara: ini bukan sekadar kelalaian, tapi patut diduga ada permainan di balik proyek tersebut.
Lebih memancing emosi, pada 28 Januari lalu Dinas Pendidikan bersama Kabid SD menyatakan akan turun langsung ke lokasi bersama CV Gading Cempaka untuk melakukan pengecekan dan memastikan perbaikan dilakukan.
Namun kenyataannya? Hingga sekarang nihil. Tidak ada perbaikan. Tidak ada itikad baik. CV Gading Cempakaterkesan menghilang tanpa tanggung jawab, sementara Dinas Pendidikan seolah ikut diam tanpa tindakan tegas.
“Ini jelas keterlaluan. Uang rakyat dipakai, tapi hasilnya hancur. Kalau dibiarkan, ini sama saja pembiaran!” tegas salah satu warga dengan nada geram.
Situasi ini membuat publik mempertanyakan integritas CV Gading Cempaka dalam mengerjakan proyek pemerintah. Tidak hanya itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi juga ikut disorot karena dinilai lemah dan gagal mengawasi jalannya proyek.
Desakan keras pun bermunculan. Masyarakat meminta agar Inspektorat, BPK, hingga aparat penegak hukum turun tangan mengusut tuntas proyek ini. Jika terbukti ada kelalaian atau pelanggaran, pihak CV Gading Cempaka diminta tidak hanya memperbaiki kerusakan, tapi juga siap menerima sanksi tegas, bahkan hingga blacklist.
“Sekolah itu tempat anak-anak belajar, bukan tempat uji coba proyek gagal,” ujar tokoh masyarakat setempat.
Hingga berita ini diterbitkan, CV Gading Cempaka belum memberikan klarifikasi resmi. Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi pun belum menunjukkan langkah konkret.
Sementara itu, kondisi SD 38/IX Jambi Kecil masih dibiarkan dengan dek yang rusak—menjadi bukti nyata proyek yang diduga dikerjakan asal jadi. Publik kini menunggu: apakah kasus ini akan dibongkar tuntas, atau justru kembali tenggelam tanpa pertanggungjawaban?
Social Plugin